Alasan Pisang Tak Boleh Disimpan di Kulkas

Pisang adalah salah satu jenis buah yang banyak digemari. Kaya akan kandungan nutrisi dan fleksibel sebagai bahan olahan pangan yang menyebabkan buah berkulit ini jadi pilihan.
Anda bisa membuat olahan kue, minuman, bahkan aneka jajanan pasar bermodal pisang. Karena kebutuhan olahan pisang cukup banyak, mungkin sebagian mempertimbangkan untuk menyimpan pisang di kulkas.

Suhu dingin dianggap akan membuat pisang awet lebih lama. Namun benarkah demikian?

Jeffrey Brecht, ahli fisiologi pascapanen di University of Florida, menyarankan Anda untuk tidak menyimpan pisang di kulkas. Dia menjelaskan pisang merupakan buah tropis yang sangat sensitif terhadap suhu dingin.

Bahkan dalam beberapa jam di subuh di bawah 14 derajat Celcius bisa mempengaruhi pisang dan kebanyakan kulkas diatur di suhu 1-5 derajat.

Paparan suhu dingin akan langsung membuat warna pisang berubah. Tampilan pisang pun makin gelap. Kemudian pisang yang didinginkan akan kehilangan aroma sehingga mengurangi kenikmatan saat disantap. Anda pun tidak bisa memperoleh nutrisi pisang secara penuh sebab paparan suhu dingin menghilangkan kandungan vitamin C pisang.

Melansir dari Independent, pisang tidak memiliki pertahanan terhadap suhu dingin pada dinding selnya. Saat terpapar suhu dingin, sel pecah sehingga enzim pencernaan buah keluar dari sel sehingga kulit pisang menghitam.

Apa cara terbaik untuk menyimpan pisang di kulkas?

Pisang bisa disimpan di kulkas atau lebih tepatnya freezer untuk kemudian diolah menjadi kue atau olahan pangan lain. Pisang terlebih dahulu dikupas dan dihaluskan bersama sedikit perasan lemon. Perasan lemon akan mencegah adonan pisang berubah kecokelatan. Letakkan pisang dalam wadah atau kantong khusus freezer.
ONO

Support us by sharing this website on your social media for faster and more quality updates

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama